Penulis : metrosultra.com | Editor : Nurfadillah

Metrosultra.id, Rumbia – Kisah epik keberanian dan ketangguhan menjadi sorotan ketika Kapal Viber (Indostar), yang ditumpangi puluhan penumpang dari Pulau Kabaena tujuan Kasipute Kabupaten Bombana kala menghadapi ujian berat di tengah badai laut yang mematikan.

Peristiwa dramatis ini terjadi pada Senin 18/12/2023, ketika Kapal Viber ini sedang melintasi perairan Kabaena utara yang secara tiba-tiba dihantam oleh badai luar biasa. Angin kencang dan ombak tinggi dengan ganasnya menyerang hingga memecahkan kaca depan kapal Viber tersebut.

“Benar kejadiannya sekitar pukul 10;12 Wita disaat kapal menuju pelabuhan rakyat Kasipute, Alhamndulilah semua selamat tidak ada korban jiwa namun kondisi kaca bagian depan kapal pecah dan salah satu awak kapal termasuk Nakhodanya Luka-luka” ungkap Adrisman Kepala Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Sikeli Kabaena.

Kru kapal Viber segera terlibat dalam perjuangan gigih melawan alam. Nakhoda kapal, A. Ashal (45) dengan penuh keberanian memimpin upaya penyelamatan. Para kru bekerja sama dengan ketangguhan yang luar biasa, mencoba menjaga keseimbangan dan menenangkan puluhan penumpang kapal yang terus-menerus digoyang oleh ombak besar.

“Tolong kasian, kalau ada yang liat status saya mohon bantuannya,” kata seorang penumpang perempuan sembari merekam kondisi Kapal yang ditumpanginya dihantam ombak hingga membuat bagian wajah Nakhoda kapal luka.

Situasi semakin tegang ketika keputusan sulit harus diambil. Nakhoda kapal Ashal dihadapkan pada dilema untuk melanjutkan perjalanan atau mencari tempat berlindung.

Dalam keputusan cepat yang mungkin menjadi kunci keselamatan, Nakhoda memutuskan mencari perlindungan sementara dari badai di wilayah yang relatif lebih tenang dengan memilih menepi di Pelabuhan rakyat pising Kabaena Utara.

“Kejadiannya tadi pagi di pulau Kabaena, Alhamdulillah semua penumpang selamat semua,” terang salah seorang penumpang enggan disebut namanya.